Kehamilan, Kesehatan, Perkembangan & Gerakan Janin, Persiapan Melahirkan, Trimester Kedua, Trimester Ketiga, Trimester Pertama

Risiko yang Mengintai Jika Ibu Hamil Malas Gerak

Haloo Bund..

Saat hamil memang biasanya ibu hamil cenderung lebih mudah lelah dan lemas. Namun kondisi itu, jangan sampai menjadi alasan bagi bunda untuk bermalas-malasan selama kehamilan. Sebab jika perasaan tersebut dituruti maka hanya akan membuat tubuh bunda menjadi semakin lemas dan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan kehamilan maupun janin di dalam kandungan. Nah untuk itu ibu hamil disarankan untuk mengikuti pola hidup sehat yang salah satunya adalah dengan rutin berolahraga dan menghindari rasa mager. Kira-kira apa saja ya bahaya atau risiko yang bisa terjadi jika ibu hamil malas gerak selama kehamilan?

Yuk, kita bahas bund..

1. Kelebihan Berat Badan

Saat hamil, bunda memang akan mengalami kenaikan berat badan, dan hal itu adalah hal yang normal dan menjadi salah satu ciri-ciri kehamilan yang sehat. Namun jika pertambahan berat badan yang bunda alami terjadi secara berlebihan justru dapat menyebabkan beberapa masalah dan gangguan selama kehamilan. Nah inilah risiko pertama yang mengintai jika selama kehamilan bunda malas bergerak. Kelebihan berat badan yang tak terkendali bahkan bisa mengakibatkan obesitas. Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan risiko kesehatan bunda dan janin di dalam kandungan. Selain itu, kenaikan berat badan yang berlebihan juga mempersulit bunda untuk kembali ke berat badan normal setelah persalinan nanti. Jadi jangan mager ya bun, kecuali memang diinstruksikan oleh dokter untuk banyak beristirahat.

2. Gangguan Tidur

Kondisi ini merupakan salah satu keluhan yang cukup sering dirasakan oleh ibu hamil. Terlebih jika ibu hamil malas bergerak,sebab jika ibu hamil malas bergerak dapat membuat peredaran darah menjadi kurang lancar dan malah membuat suka menghayal kemana-mana. Sehingga menyebabkan ibu hamil menjadi kesulitan tidur. Padahal kualitas tidur yang baik menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi selama kehamilan. Untuk menghindari dan mengatasinya, bunda bisa rutin melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki dengan kecepatan sedang. Aktivitas ini membantu memperlancar peredaran darah dan membuat pikiran lebih rileks sehingga bunda jadi lebih mudah tidur dan berisitirahat di malam hari.

3. Depresi

Menurut sebuah penelitian dari jurnal Medicina di tahun 2019 menyebutkan bahwa kondisi kurang gerak pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko depresi. Penelitian tersebut menyimpulkan, bahwa perempuan yang aktif secara fisik berisiko lebih rendah mengalami depresi dibandingkan perempuan yang kurang bergerak. Sebab, aktivitas fisik dapat menurunkan kadar kecemasan, stres, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Perasaan stress atau depresi ini wajib bunda hindari, karena perasaan ini jika tidak terkendali tidak hanya berakibat buruk bagi kesehatan bunda, tapi juga menganggu perkembangan janin. Oleh karena itu, yuk mulai sekarang jangan mager ya bun

4. Hipertensi

Menurut sebuah penilitian dari jurnal Circulation, didapatkan suatu informasi jika volume darah ibu hamil akan meningkat 45 persen selama kehamilan. Kondisi ini terjadi karena tubuh menghasilkan darah ekstra untuk menopang kehidupan janin di dalam kandungan. Sehingga ibu hamil sangat rentan mengalami hipertensi. Nah risiko hipertensi ini dapat dihindari atau dicegah jika selama kehamilan bunda rajin melakukan aktifitas fisik. Beraktivitas fisik juga berguna untuk menghindari komplikasi hipertensi, seperti preeklampsia yang berbahaya bagi kehamilan.

5. Diabetes Gesatsional

Saat hamil tubuh mengalami beberapa perubahan hormonal yang bisa mengganggu fungsi insulin dalam mengontrol kadar gula darah. Kondisi ini dapat membuat kadar gula darah meningkat dan meningkatkan risiko diabetes gestasional. Jika kondisi ini ditambah dengan kebiasan bunda yang jarang bergerak dan punya berat badan berlebih, maka risiko mengalami diabetes gestasional jadi lebih meningkat.

6. Varises

Jika ibu hamil duduk terlalu lama dan malas bergerak, maka dapat menyebabkan sirkulasi darah dalam tubuh menjadi kurang lancar sehingga berisiko memunculkan varises. Masalah kulit ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga dapat membuat bunda merasa kurang nyaman, bahkan terkadang dapat menimbulkan rasa sakit. Untuk mencegah kondisi ini, maka rutinlah melakukan aktivitas fisik ringan dan hindari duduk atau berdiri terlalu lama ya bund.

7. Cepat Lelah saat Persalinan

Persalinan merupakan salah satu fase yang menantang dan membutuhkan stamina yang prima. Terutama jika metode persalinan yang dijalani adalah persalinan normal. Jika selama hamil bunda malas bergerak maka bunda cenderung akan memiliki stamina yang lemah sehingga membuat bunda jadi mudah lelah. Nah untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka bunda dianjurkan untuk berolahraga ringan agar stamina tetap terjaga dan kuat saat menghadapi proses persalinan

8. Beresiko Mengalami Masalah Saat Persalinan

Setiap ibu hamil tentunya mendambakan dapat menjalani persalinan yang mudah dan lancar. Salah satu ikhitar yang bisa bunda lakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan menerapkan pola hidup sehat yang salah satunya adalah rutin melakukan aktifitas fisik ringan. Kegiatan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah saat proses persalinan nanti.

Nah itu dia bund, beberapa risiko yang mengintai ibu hamil jika malas bergerak selama kehamilan. Tentu bunda tidak ingin mengalami hal-hal tersebut bukan? Nah untuk mengurangi risikonya, maka bunda jangan sampai mager ya bund. Kecuali memang bunda dianjurkan atau diinstruksikan oleh dokter untuk bed rest atau istirahat total karena suatu kondisi khusus tertentu. Tetap aktif dan lakukan kegiatan positif walaupun sedang hamil. Mudah-mudahan bunda terhindar dari masalah-masalah yang bisa mengganggu kehamilan ya. Semoga informasi ini bermanfaat ya bund. Sekian

*Informasi ini telah ditinjau dan direview oleh dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *