Parenting, Perawatan Bayi

Macam-macam Tangisan Bayi Serta Artinya

Hello Parents..

Menangis adalah bahasa universal bayi di seluruh dunia untuk mengungkapkan apa yang sedang ia rasakan. Karena bayi yang belum dapat mengatakan apa yang sedang ia rasa, terkadang membuat orang tua menjadi kebingungan saat menghadapi tangisan dari si kecil. Sebenarnya tangisan tersebut tidak hanya menandakan bayi sedang dalam keadaan tidak baik, tapi ada beberapa jenis tangisan yang biasanya mempunyai beberapa makna dan arti yang berbeda. Untuk itu, agar kita lebih peka terhadap perasaan bayi, orang tua perlu mengenal macam-macam tangisan bayi  beserta maknanya masing-masing

Yuk, kita bahas parents..

1. Tangisan Lapar

Lapar menjadi salah satu penyebab bayi menangis. Jika bayi menangis karena hal satu ini, bunda harus segera memberikan si kecil ASI atau susu formula. Tangisan ini ditandai dengan nada yang rendah, repetitif atau berulang, yang akan berubah menjadi nada tinggi dan terdengar putus asa jika sang bunda tidak segera menyusuinya. Tanda lainnya yang bisa diperhatikan adalah saat si kecil memasukkan tangannya ke mulut dan lidahnya membentuk gerakan menghisap.

2. Tangisan Mengantuk

Selain lapar, bayi juga bisa menangis karena ia sedang mengantuk. Bunyi tangisan saat ia mengantuk biasanya akan terdengar seperti rengekan dan tidak intens atau terputus-putus. Tanda lainnya dari tangisan jenis ini juga dibarengi dengan bayi yang menggosokkan matanya dan terlihat lelah.

3. Tangisan Bosan

Seperti halnya orang dewasa, bayi juga bisa mengalami kebosanan. Saat bayi bosan biasanya ia akan mengelurakan tangisan Tidak beraturan, terkadang bernada rendah kemudian bernada tinggi, dan biasanya tidak beraturan. Mirip seperti mengantuk, bayi juga akan menunjukkan tanda seperti lelah atau menangkis benda/mainan yang diberikan padanya. Jika kondisi ini terjadi artinya bayi butuh istirahat ya parents, hindari memberikan stimulasi yang berlebihan.

4. Tangisan Kesakitan

Tangisan satu ini biasanya ditandai dengan bayi yang menangis dengan menjerit dan terlihat meronta-ronta. Cari tahu apa yang membuat bayi kesakitan. Jika tidak ada hal di luar tubuhnya yang kesakitan, kemungkinan ia tidak nyaman karena ada gas dalam perutnya. parents bisa menyendawakannya atau memberinya ASI yang dapat membuatnya lebih tenang

5. Tangisan Tidak Enak Badan

Saat bayi sedang sakit atau tidak enak badan biasanya tangisannya akan terdengar pelan dengan suara sedikit serak, seperti tidak ada energi untuk mengeluarkan suara. Amati dengan seksama gejala lain yang terlihat, apakah si kecil demam, diare, muntah, atau muncul ruam. Sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan obat yang tepat.

6. Tangisan Tidak Nyaman

Saat ia merasa tidak nyaman mungkin karena popoknya yang penuh, suhu yang terlalu panas atau dingin juga dapat membuat bayi menangis. Biasanya tangisannya mirip seperti saat ia sedang mengantuk yaitu merengek namun ia tidak menggosok matanya dan tidak terlihat lelah. Coba periksa popoknya atau cari tahu hal yang membuatnya menjadi tidak nyaman.

7. Tangisan Kolik

Kolik adalah tangisan yang terus menerus tanpa berhenti selama berjam-jam, melengking atau menjerit secara intens. Umumnya kolik terjadi pada beberapa minggu awal setelah bayi lahir dan akan berhenti setelah usia bayi 4 bulan. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab dari kolik itu sendiri.

Nah itu dia parents, beberapa jenis tangisan bayi beserta arti dan maknanya. Semoga informasi ini bermanfaat. Sekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *