Kehamilan, Trimester Kedua, Trimester Ketiga, Trimester Pertama

Kondisi Kehamilan yang Perlu Diwaspadai oleh Ibu Hamil

Haloo Bund..

Setiap Ibu Hamil tentu berharap dapat menjalani kehamilan yang lancar dan sehat. Namun terkadang selama kehamilan, ada saja tantangan dan rintangan yang dilalui oleh ibu hamil. Untuk mencegah dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama kehamilan ada beberapa kondisi kehamilan yang perlu ibu hamil waspadai. Agar jika hal tersebut terjadi ibu hamil dapat segera bertindak cepat dengan memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan. Kira-kira apa saja ya kondisi kehamilan yang harus ibu hamil waspadai?

Yuk, kita bahas bun..

1. Keputihan Terus Menerus

Saat awal kehamilan, leher rahim dan dinding vagina akan menjadi lebih sensitif. Ini menyebabkan banyak cairan keluar, yang berfungsi mencegah infeksi akibat bakteri dan penyakit lainnya. Biasanya keputihan akan mulai berkurang seiring dengan janin yang mulai membesar. Namun jika keputihan ini terus berlanjut dan memiliki warna yang keruh seperti hijau dan kuning disertai bau yang tidak sedap, maka bunda perlu waspada dengan memeriksakannya ke dokter kandungan.

2. Kram Perut

Kram perut memang merupakan hal yang bisa dialami oleh ibu hamil. Namun jika kram perut tersebut berlangsung lama dan membuat bunda kesakitan yang luar biasa, maka kondisi kehamilan satu ini juga perlu bunda waspadai. Sebaiknya segera konsultasikan dan periksakan ke dokter kandungan untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

3. Mual & Muntah yang Sangat Parah

Mual dan muntah memang cukup sering dialami oleh ibu hamil di awal trimester pertama. Kondisi ini biasa disebut dengan morning sickness. Namun jika rasa mual ini terjadi berkepanjangan dan diikuti dengan nafsu makan yang berkurang, sakit kepala, anemia dan dehidrasi, maka bunda perlu waspada. Sebab janin membutuhkan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

4. Gerakan Janin yang Berkurang Tiba-tiba

Memasuki trimester kedua atau lebih kurang sekitar 16-20 minggu biasanya bunda akan merasakan tendangan atau gerakan janin. gerakan ini akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usianya. Akan tetapi jika gerakan bayi sudah mulai jarang terjadi bahkan sampai hilang tiba-tiba, maka bunda perlu memeriksakannya ke dokter kandungan untuk tindakan pencegahan dari hal yang tidak diinginkan. Untuk itu bunda disarankan untuk menghitung tedangan janin secara berkala untuk memantau pergerakannya.

5. Denyut Jantung yang Berkurang

Saat pemeriksaan USG biasanya dokter akan memeriksa detak jantung janin. Sebab detak jantung juga merupakan salah satu indikator kesehatan janin di dalam kandungan. Berkurangnya atau menghilangnya denyut jantung janin jelas  menjadi masalah serius bagi kehamilan yang semoga tidak terjadi pada kehamilan bunda semuanya.

Nah itu dia bun, beberapa kondisi yang harus waspadai selama kehamilan. Semoga bunda terhindar dari hal-hal yang membahayakan kehamilan ya. Sehat-sehat selalu ya bunda dan si kecil. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sekian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *