Kehamilan, Perkembangan & Gerakan Janin

Karakteristik Gerakan Janin Berdasarkan Usia Kehamilan

Haloo Bund!

Memantau Gerakan janin di dalam kandungan merupakan salah satu kegiatan yang dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil. Sebab gerakan janin ini menjadi salah satu indikator utama kesehatan janin yang dapat bunda rasakan. Gerakan janin tersebut terjadi secara bertahap sesuai dengan pertambahan usia kehamilan. Sehingga secara umum, gerakan janin memiliki ciri khas dan karakteristik yang bisa kita bedakan berdasarkan usia kehamilan. Nah kira-kira bagaimana ya karakteristik dan ciri khas gerakan janin berdasarkan usia kehamilan tersebut?

Freepik.com

1. Minggu ke-16

Saat memasuki usia 16 minggu kehamilan, beberapa ibu hamil mulai dapat merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya. Namun gerakan yang dirasakan tersebut mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi atau apa yang bunda bayangkan sebelumnya. Umumnya gerakan janin di sekitar usia 16 minggu kehamilan masih terasa samar-samar dan menimbulkan suatu sensasi seperti ada kupu-kupu yang terbang di dalam perut. Sehingga beberapa ibu hamil mungkin tidak menyadari gerakan yang dilakukan oleh janin tersebut.

2. Minggu ke-20

Mulai usia kehamilan 20 minggu, gerakan janin akan lebih terasa dibandingkan usia kehamilan sebelumnya. Beberapa ibu hamil mungkin baru dapat menyadari adanya gerakan janin pada rentang usia ini. Secara umum bunda juga akan merasakan pergerakan janin menjadi lebih cepat dan dengan frekuensi yang lebih teratur. Sehingga ibu hamil bisa lebih mudah dalam merasakan dan membaca pola gerakan janin tersebut.

3. Minggu ke-24

Pada minggu ke-24 atau memasuki bulan ke 6 kehamilan, gerakan janin akan jauh lebih terasa karena ukurannya yang kian membesar serta volume cairan ketuban yang semakin banyak. Jumlah atau volume air ketuban yang cukup tersebut dapat memberikan ruang bagi janin untuk bergerak lebih bebas. Selain itu, bunda mungkin juga mulai merasakan adanya gerakan berkedut yang terjadi secara konstan. Hal tersebut diakibatkan oleh janin yang mulai mengalami cegukan. Cegukan adalah suatu kondisi yang normal karena sistem pernafasannya yang sedang berkembang.

4. Minggu ke-28

Pada usia minggu ke-28 kehamilan, Bunda disarankan untuk lebih sering memantau gerakan janin. Sebab di usia ini gerakan janin sudah semakin kuat dan lebih sering daripada sebelumnya. Bahkan bunda mungkin akan dibuat kaget karena kuatnya gerakan atau tendangan yang ia lakukan. Bunda juga dapat merasakan janin yang sedang bergeser seakan sedang mencari ruang atau posisi yang membuatnya nyaman. di periode ini bunda bahkan dapat mengajak pasangan untuk ikut merasakan gerakan janin secara bersama-sama.

5. Minggu ke-32

Di minggu ke-32 kehamilan atau 8 bulan kehamilan, pergerakkan janin di dalam kandungan akan berada dipuncaknya sehingga gerakannya akan sangat terasa dan terkadang membuat kaget dan sedikit nyeri. Janin akan mulai mencari jalan lahir sebagai persiapan menuju persalinan. Setelah itu, seiring bertambahnya usia kehamilan, gerakan janin mungkin akan lebih terbatas dan lambat namun terasa lebih kuat. Hal ini dikarenakan ruang geraknya yang semakin sempit dan terbatas.

6. Minggu ke-36

di minggu ke 36 atau memasuki usia 9 bulan kehamilan, idealnya posisi kepala bayi sudah mulai turun ke bawah menuju jalan lahir. Akibat ruang geraknya yang semakin terbatas, membuat gerakannya mulai melambat dan tidak sesering sebelumnya. Meskipun begitu, beberapa gerakan atau tendangan yang dilakukannya secara tiba-tiba dapat membuat bunda sedikit terhentak. Tetap pantau kondisi serta posisi janin tersebut sebagai salah satu persiapan bunda dalam menghadapi persalinan.

Nah itu dia bund, karakteristik atau ciri khas gerakan janin secara umum berdasarkan usia kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat ya bund.

Artikel ini direview dan ditinjau oleh dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *