Kehamilan, Perkembangan & Gerakan Janin

Janin Cegukan di Dalam Kandungan, Mana yang Normal dan Mana yang Bahaya?

Haloo bund..

Selama kehamilan, bunda akan merasakan berbagai macam gerakan yang dilakukan oleh janin. Salah satunya adalah sentakan-sentakan kecil dan halus yang terjadi secara berulang. Siapa diantaranya bunda yang pernah merasakan sentakan sentakan kecil didalam perut selama kehamilan? Sentakan ini terasa lebih halus dari gerakan atau tendangan biasa, tetapi terasa berkali-kali dengan jeda waktu tertentu. Jika bunda merasakan hal tersebut, ada kemungkinan janin sedang mengalami cegukan, hihi.

Cegukan merupakan salah satu gerakan yang dilakukan oleh janin di dalam kandungan. Namun terkadang ada perasaan khawatir apakah janin cegukan di dalam kandungan adalah gerakan yang wajar dan normal? Sebenarnya cegukan merupakan hal yang normal dan umum terjadi pada janin di dalam kandungan. Namun, bunda perlu mengetahui berbagai kondisi yang perlu bunda waspadai. Lalu seperti apa ya cegukan janin yang tergolong normal dan kira-kira kapan ibu hamil mesti waspada?

Yuk, kita bahas bun..

Tanda Janin Sehat

Sebenarnya, cegukan merupakan tanda perkembangan janin di dalam kandungan normal bun. Cegukan dapat dikenali saat Bunda merasakan gerakan berirama dari salah satu bagian dalam perut. Penyebab cegukan pada janin belum diketahui secara pasti, tapi diduga hal ini merupakan salah satu proses pematangan paru-paru. Cegukan adalah tanda pergerakan diafragma si kecil saat mulai belajar bernapas. Saat janin belajar bernapas, cairan ketuban yang masuk ke paru-paru menyebabkan diafragma mengembang sehingga si kecil mulai mengalami cegukan. Selain itu, janin cegukan dalam kandungan juga bisa menjadi tanda bahwa tulang belakang dan otaknya telah bekerja dan saling terhubung satu sama lain. Hal ini juga dapat menandakan bahwa refleks janin berkembang dengan baik, termasuk refleksnya untuk menghisap dan menguap.

Tanda Cegukan Tidak Normal

Cegukan biasanya akan mereda dengan sendirinya saat si kecil berusia 32 minggu. Namun jika setelah usia ini Si Kecil terus cegukan beberapa kali sehari, dan setiap kali cegukan berlangsung setidaknya selama 15 menit sebaiknya bunda perlu memeriksakannya ke dokter. Ada pula yang menyebutkan jika janin cegukan lebih dari 4 kali sehari dengan intensitas yang kencang dan lama setelah usia kehamilan 28 minggu, maka sebaiknya juga perlu diperiksakan ke dokter. Sebab, Cegukan yang terjadi di masa-masa akhir kehamilan, dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada tali pusat.

Nah itu dia bun, pembahasan terkait janin cegukan di dalam kandungan. Sebenarnya janin cegukan merupakan hal yang normal dan wajar terjadi selama kehamilan. Namun, jika cegukan terjadi secara berlebihan atau berlangsung dalam waktu yang lama, maka ada baiknya bunda memeriksakan kondisi tersebut ke dokter kandungan untuk mecegah atau mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Semoga informasi ini bermanfaat bund, Sekian.

Direview oleh: dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *