Kehamilan, Trimester Kedua, Trimester Ketiga, Trimester Pertama

Ibu Hamil Wajib Tahu, Cara Mencegah Stunting Sejak Kehamilan

Haloo Bund..

Stunting merupakan masalah yang cukup banyak terjadi di Indonesia. Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Tentu hal ini harus dicegah agar jangan sampai terjadi. Kabar baiknya, kondisi stunting pada anak bisa dicegah sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Lalu kira-kira apa saja ya yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya stunting sejak masa kehamilan?

Yuk, kita bahas bun..

1. Penuhi Asupan Nutrisi Selama Kehamilan

Zat besi, asam folat, dan yodium merupakan nutrisi penting yang wajib dipenuhi oleh ibu hamil untuk mencegah stunting. Bunda bisa mendapatkan ketiga nutrisi ini dengan mengonsumsi telur, kentang, brokoli, makanan laut,  serta buah-buahn seperti apel, alpukat, dan lain-lain. Selain itu, bunda juga bisa mengonsumsi vitamin kehamilan yang tentunya sesuai dengan rekomendasi dari dokter. Kekurangan zat besi dan asam folat dapat meningkatkan risiko anemia pada ibu hamil. Anak yang lahir dari ibu hamil dengan anemia lebih berisiko mengalami stunting.

2. Hindari Paparan Asap Rokok

Saat hamil, usahakan untuk menghindari paparan asap rokok yang ada di sekitar bunda. Jika ada anggota keluarga yang merokok di rumah, mintalah ia untuk tidak merokok di dalam rumah. Namun, jika bunda sedang berada di luar rumah, gunakanlah selalu masker untuk menghindari asap rokok maupun polusi kendaraan. Paparan asap rokok yang intens dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau memiliki berat badan kurang saat lahir.

3. Rutin Periksakan Kehamilan

Salah satu cara untuk mencegaj stunting adalah dengan rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter kandungan atau bidan kandungan. Pemeriksaan rutin selama kehamilan bermanfaat untuk memastikan nutrisi yang bunda konsumsi sudah cukup dan mendeteksi jika ada komplikasi pada kehamilan. Semakin cepat komplikasi tersebut diketahui,maka semakin cepat pula tindakan pencegahan dan penanganannya. Kemudian setelah bayi lahir, lanjutkan upaya pencegahan stunting dengan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya. Selain itu jangan lupa memberikan bayi imunisasi sesuai anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia sebagai perlindungan terhadap berbagai penyakit infeksi yang bisa menyerang anak.

Nah itu dia bun, beberap cara untuk mencegah terjadinya stunting pada anak sejak masa kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat. Sekian.

Direview oleh: dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *