Kehamilan, Trimester Ketiga

Hindari, Inilah Resiko yang Mengintai Jika Ibu Hamil Tidur Terlentang

Haloo bund..

Salah satu hal yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil adalah sulitnya mencari posisi tidur yang nyaman. Apalagi jika perut ibu hamil sudah semakin membesar, rasanya posisi tidur menjadi serba salah. Salah satu posisi tidur yang cukup sering dilakukan adalah posisi terlentang. Sebenarnya, Tidur telentang saat hamil masih relatif aman, selama tidak dilakukan dalam waktu yang terlalu lama atau jika usia kehamilan masih di trimester pertama. Lalu apa saja ya resiko atau bahaya pada kehamilan dan janin jika ibu hamil tidur terlentang?

Yuk, kita bahas bun..

1. Menghambat Aliran Oksigen untuk Janin

Dalah sebuah penelitian yang dirilis dari Journal of Physiology, mengatakan bahwa ibu hamil yang tidur terlentang di trimester ketiga, dapat menghambat aliran oksigen yang mengalir dalam pembuluh darah menuju jantung. tidur telentang juga dapat mengubah ritme jantung si kecil. Selain itu, posisi ini dapat menghambat pasokan oksigen sehingga dapat membahayakan keselamatan bayi di dalam kandungan.

2. Menghambat Aliran Darah ke Tali Pusat

Meski sekilas terasa nyaman, tidur terlentang saat hamil tua dapat membuat si kecil tertekan. Adanya beban ini membuat jantung semakin bekerja keras untuk memompa darah dan mengalirkan ke seluruh tubuh, termasuk aliran darah untuk janin. Inilah yang menyebabkan aliran darah yang menuju plasenta mengalir lebih kecil karena terbebani dengan ukuran rahim saat ibu hamil tidur telentang.

3. Memperburuk Sleep Apnea

Sleep Apnea merupakan masalah tidur yang berkaitan dengan terhambatnya saluran pernapasan saat tidur. Bahkan, penderita sleep apnea dapat berhenti bernapas selama beberapa saat ketika tertidur. Jika hal ini terjadi, tentu dapat membahayakan janin yang ada di dalam kandungan.

4. Menghambat Nutrisi ke Janin

Bayi di dalam kandungan mendapatkan nutrisi melalui plasenta. Posisi tidur ibu hamil yang telentang dapat menekan aliran darah menuju plasenta sehingga bisa menghambat asupan nutrisi untuk si kecil. Sementara itu seperti yang kita ketahui bersama, nutrisi sangat penting dalam pembentukan jaringan dan sel tubuh janin.

5. Penekanan Bagian Tubuh Lainnya

Selain membahayakan kondisi janin, ibu hamil tua yang tidur telentang juga dapat berdampak bagi kesehatan tubuh bunda sendiri. Saat tidur telentang, beban rahim dapat menekan punggung dan menyebabkan nyeri punggung yang cukup sering dialami saat bangun tidur. Hal ini disebabkan ukuran dan berat janin yang semakin bertambah sejalan dengan usia kehamilan.

Nah itu dia bun, beberapa resiko bahaya jika ibu hamil tidur dalam posisi terlentang yang cukup lama. Sebaiknya ganti posisi tidur miring ke kiri atau ke kanan yang relatif lebih aman. Semoga informasi ini bermanfaat,

Sekian.

direview oleh: dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *