Perkembangan & Gerakan Janin, Trimester Kedua, Trimester Ketiga, Trimester Pertama

Gerakan Janin di Dalam Kandungan dari Minggu ke Minggu Kehamilan

Haloo Bund..

Gerakan janin merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh ibu hamil. Dapat merasakan gerakan janin merupakah suatu anugerah yang wajib disyukuri oleh setiap ibu hamil. Walaupun terkadang bikin ngilu dan  geli, namun hal ini merupakan salah satuu pertanda janin tumbuh dan berkembang dengan baik di dalam kandungan. Pernahkan bunda penasaran bagaimana gerakan-gerakan yang dilakukan oleh janin mulai dari trimester pertama hingga menjelang persalinan? Hal ini selain bermanfaat untuk memantau gerakan janin juga dapat membuat bunda mengetahui kekhasan gerakan yang dilakukan oleh janin berdasarkan usia kehamilan. Nah pada edisi kali ini akan kita bahas gerakan janin di dalam kandungan dari minggu ke minggu kehamilan.

Yuk kita bahas bund..

1. Trimester Pertama

Di awal-awal kehamilan bunda mungkin belum dapat merasakan gerakan dari janin karena memang ukurannya yang masih sangat kecil dan tebalnya dinding rahim. Meskipun begitu, di akhir trimester pertama biasanya janin sudah dapat melakukan beberapa gerakan refleks. Pada trimester awal kehamilan, sel-sel saraf mulai terbentuk. Sistem saraf janin terdiri dari jutaan neuron, masing-masing sel mikroskopis dari neuron dan saraf memiliki banyak cabang yang terhubung dan berkomunikasi. Itulah awal mula datangnya refleks pertama janin yang mulai menggerakkan organ tubuhnya. Biasanya gerakan refleks ini mulai terjadi di minggu ke delapan dan semakin sering saat memasuki akhir trimester pertama.

2. Minggu 16-20

Setelah sebelumnya janin banyak melakukan gerakan refleks yang mungkin masih belum bisa bunda rasakan, nah pada rentang usia ini biasanya ibu hamil mulai dapat merasakan gerakan atau tendangan dari janin untuk pertama kalinya. Ya beberapa ibu hamil akan merasakan gerakan janin sekitar minggu ke-16 sampai minggu ke-20, atau lebih tepatnya pada bukan ke 4 hingga 5 kehamilan. Fase ini biasa disebut dengan fase quickening. Bunda mungkin akan merasa seperti ada kupu-kupu yang terbang di dalam rahim. Hal ini merupakan tanda jika janin sedang bergerak, namun adakalanya juga hal tersebut adalah tanda adanya aliran udara di saluran pencernaan. Mungkin diawalnya bunda akan sulit untuk membedakan kedua hal tersebut, namun seiring berjalannya waktu, Bunda dapat lebih mengetahui perbedaannya karena sudah terbiasa dan gerakan janin yang semakin kuat.

2. Minggu ke-21 hingga 24

Beberapa ibu hamil yang belum dapat merasakan gerakan janin di usia sebelumnya, mungkin akan dapat merasakan gerakan janin di rentang usia ini. Sebab gerakan yang dilakukan janin kini sudah jauh lebih kuat dan terasa dari minggu sebelumnya. Hal ini disebabkan otaknya yang semakin berkembang serta meningkatknya aktivitas yang dilakukan oleh janin didalam kandungan. Sehingga bunda mulai merasakan peningkatan gerakan yang dilakukan oleh janin. Namun jika bunda juga masih belum dapat merasakan gerakan janin hingga pada akhir rentang usia ini ada baiknya bunda memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter untuk memastikan janin sehat dan tidak ada masalah kehamilan. Volume air ketuban perlu bunda perhatikan karena volume air keuban yang cukup dapat mebuat janin bisa bergerak dengan leluasa dan bebas. Untuk itu, pastikan bunda mencukupi kebutuhan cairan sehari-hari dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

3. Minggu ke-25 hingga 28

Sekitar usia 25 – 28 minggu kehamilan, bunda mungkin akan merasakan kedutan. Kedutan ini terjadi karena pada rentang usia ini janin sudah dapat mengalami cegukan.  Sensasinya seperti adanya gerakan berdenyut dengan irama tersentak. Selain itu, janin juga sudah mulai bisa memberi respon terhadap beragam suara yang datang dari luar. Saat mendengar suara keras yang mengejutkan, janin dapat tersentak karena kaget. Oleh sebab itu, hindari suara-suara keras karena dapat membuat janin menjadi tidak nyaman. Selain itu, bunda sebaiknya rutin mengajak janin berbicara untuk menstimulasi kecerdasannya serta membuat ikatan antara bunda dan si kecil menjadi lebih kuat.

4. Minggu ke-29 hingga 31

Bunda Jangan kaget kalau bunda akan merasakan gerakan dari janin berbeda dari yang biasanya. Karena saat ini, pergerakan janin sudah mulai sering terjadi dan gerakannya terkadang seperti menendang atau meninju. Wah ada petinju kecil nih bun di dalam perut bunda hihi. Bahkan sampai kuatnya tendangan dari janin terkadang membuat bunda menjadi ngilu dan geli. Sebab pada usia ini gerakan janin sudah semakin kuat, teratur, dan terkendali. Ada baiknya bunda Lebih sering memantau gerakan janin, termaasuk frekuensi gerakannya. Hal ini dapat membantu bunda untuk memastikan bahwa Si Kecil tumbuh dengan normal. Di minggu ini bunda juga dapat mengajak suami untuk merasakan tendangan dari si kecil hihi.

5. Minggu ke-32 hingga 35

Usia ini merupakan puncak dari aktivitas yang dilakukan oleh janin. Pada usia ini tendangan atau gerakan janin akan semakin terasa keras dan menyentak. Pada minggu ke 32 sampai 35, janin yang sudah semakin besar dan kuat akan lebih sering melakukan berbagai macam gerakan di dalam perut bunda. Sebelum si kecil lahir, miliaran sel yang berkembang di otak janin akan membantu ia belajar mengenai lingkungan di dalam rahim. Si kecil dapat mendengar, merasakan, bahkan melihat walau belum terlalu jelas. Sehingga bunda dapat terus melanjutkan memberikan stimulasi pada janin dengan cara mengajaknya bercerita atau mendengarkan musik-musik yang lembut. Pada rentang usia ini bunda mungkin akan dikejutkan dengan beberapa gerakan si kecil. Hal ini disebabkan karena janin mulai berputar-putar untuk mencari jalan lahir.

6. Minggu ke-36 hingga 40

di rentang usia ini, bunda mungkin akan merasakan pergerakan dari janin akan sedikit melambat. Hal ini biasanya disebabkan oleh ukurannya yang semakin sempit sehingga ruang geraknya menjadi terbatas. Meski begitu, Bunda harus tetap waspada jika terjadi perubahan pergerakan yang terlalu signifikan, misalnya menjadi terlalu cepat atau terlalu lambat. Walaupun gerakannya terasa berkurang namun seharusnya bunda masih bisa merasakan pergerakan janin yang teratur sepanjang hari. Bahkan terkadang gerakan janin di usia kandungan ini mungkin mulai terasa menyakitkan, khususnya di bagian tulang rusuk. Di usia ini harusnya janin sudah masuk ke jalan lahir, Untuk memastikannya bunda dapat memeriksakannya ke dokter sekaligus berkonsultasi terkait persiapan persalinan. Yeay nggak kerasa ya, sebentar lagi bunda akan bertemu dengan si kecil.

Nah itu dia bun, pergerakan janin di dalam kandungan sesuai dengan usia kehamilan. Mudah-mudahan bunda dan si kecil sehat-sehat dan bahagia selalu ya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sekian.

*Informasi ini telah ditinjau dan direview oleh dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *