Kehamilan, Perkembangan & Gerakan Janin

Cara Mengenali Janin di Kandungan Dalam Kondisi Sehat

Haloo Bund..

Menjalani kehamilan merupakan salah satu momen yang membahagiakan sekaligus mendebarkan. terlebih bagi ibu hamil yang menjalani kehamilan di masa pandemi seperti ini. Kondisi pandemi ini membuat ibu hamil harus lebih berhati-hati saat keluar rumah termasuk saat memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter. sehingga membuat ibu hamil harus lebih ekstra waspada dalam menjaga kesehatan baik diri bunda sendiri maupun janin yang ada didalam kandungan. Untuk membuat ibu hamil menjadi lebih tenang, ada beberapa cara yang bisa bunda lakukan untuk mengenali tanda-tanda jika janin di kandungan berada dalam kondisi yang sehat. Kira-kira bagaimana ya caranya?

Yuk, kita bahas bund..

1. Pergerakan Janin

Jika usia kehamilan telah mencapai usia 5 bulan, maka bunda harus memastikan ada gerakan yang dilakukan oleh janin.  Lalu, setelah usia 6 bulan, janin biasanya bisa bereaksi dengan gerakan tersentak. Gerakan tersentak yang dilakukannya menandakan janin sedang cegukan. Selanjutnya pada usia 7 bulan, janin mulai merespons berbagai rangsangan seperti suara dan cahaya. Kemudian pada bulan kedelapan, janin mulai bisa melakukan perubahan posisi, dan sering menendang. Selanjutnya, pada usia sembilan bulan, janin biasanya tetap memberikan gerakan dan tendangan namun sedikit berkurang karena ruang gerak yang semakin sempit. Pastikan ibu selalu mengingat seberapa sering buah hati dalam perutnya bergerak sebagai tanda janin sehat dan aktif.

2. Pertumbuhan Janin Terukur

Seiring bertambahnya usia kehamilan janin akan senantiasa mengalami perkembangan demi perkembangan. Secara umum, pemeriksaan USG dianggap media yang paling efektif untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan janin. Namun, pertumbuhan janin juga bisa diketahui dengan cara mengukur tinggi fundus uteri, atau titik tertinggi dari rahim, dengan menggunakan meteran dalam satuan cm. Umumnya saat usia 20 minggu tinggi fundus berkisar antara 17-23 cm. Kemudian, pada trimester ketiga, atau setelah 28 minggu, janin akan tumbuh 750 gram setiap minggu dan saat usia sembilan bulan bisa mencapai 3,3-3,5 kg, dengan panjang sekitar 45-50 cm.

3. Detak Jantung

Jantung merupakan organ vital manusia termasuk janin yang ada di dalam kandungan. jantung yang berdetak normal merupakan salah satu tanda jika janin dalam keadaan sehat. Detak jantung pada janin bervariasi antara 110-160 detak per menit. Pemantauan detak jantung pada janin biasanya dilakukan melalui pemeriksaan USG. Namun saat ini alat pengukur detak jantung janin sudah banyak beredar di pasaran, sehingga bunda dapat memeriksanya di rumah. Meskipun begitu, bunda juga sebaiknya tetap berkonsultasi secara rutin dengan dokter kandungan ya bun walaupun secara online.

4. Posisi Janin

Salah satu ciri janin sehat adalah kondisi dimana posisi janin bisa berubah saat menjelang hari kelahirannya. janin biasanya mengurangi gerakan dan berusaha mengubah posisinya saat mendekati persalinan. Biasanya posisi janin yang normal menjelang persalinan ditandai dengan kepala yang memasuki panggul dan menghadap belakang.

Nah itu dia bun, beberapa cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengetahui tanda janin dalam kondisi yang sehat. Semoga bunda dan bayi yang ada didalam kandungan selalu diberikan kesehatan sejak awal kehamilan hingga persalinan nanti ya bun. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sekian.

direview oleh: dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *