Kehamilan, Perkembangan & Gerakan Janin

Cara Mendeteksi dan Mencegah Perkembangan Janin yang Terhambat

Haloo bund..

Semua Ibu Hamil di dunia tentu berharap janin yang sedang dikandungnya, dapat berkembang secara baik. namun ada satu kondisi yang disebut dengan IUGR atau Intra Uterine Growth Restriction yaitu kondisi ketika pertumbuhan janin di dalam kandungan terhambat. Kondisi ini sering kali tidak menunjukkan gejala apa pun, sehingga membuat beberapa ibu hamil tidak sadar bahwa janinnya mengalami hambatan dalam perkembangan.

Ibu Hamil tentu perlu melakukan berbagai langkah preventif atau pencegahan dari segala sesuatu yag bisa membahayakan kehamilan dan janin didalam kandungan agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini. Lalu adakah cara untuk mendeteksi salah satu masalah yang cukup serius seperti IUGR atau perkembangan janin yang terhambat ini? dan bagaimana cara untuk mencegahnya?

Yuk, kita bahas bun..

Langkah Mendeteksi

1. Mengetahui Usia Kehamilan yang Tepat

Langkah pertama untuk mendeteksi IUGR adalah menentukan usia kehamilan yang tepat. Usia kehamilan dapat diperkirakan melalui penghitungan menggunakan hari pertama haid terakhir (HPHT), terutama bagi bunda dengan siklus haid teratur. Cara lainnya untuk menentukan usia kehamilan adalah lewat pemeriksaan USG. Idealnya, pemeriksaan USG untuk menentukan usia kehamilan dilakukan di usia kehamilan 8-13 minggu. Mengetahui usia kehamulan yang tepat ini penting sebagai tolak ukur perkembangan janin berikutnya.

2. Pertambahan Berat Badan Bunda

Pertambahan berat badan bunda selama juga dapat dijadikan salah satu indikator janin mengalami IUGR. IUGR dicurigai jika pertambahan berat badan bunda tidak  sesuai dengan usia kehamilan, atau bahkan malah menurun. Oleh sebab itu, pantau terus pertambahan berat badan bunda selama kehamilan ya.

3. Pemeriksaan USG

USG adalah pemeriksaan utama untuk memantau pertumbuhan janin. Pengukuran yang biasanya dilakukan adalah diameter kepala, lingkar kepala, lingkar perut, dan panjang tulang paha. Pengukuran melalui USG harus dibandingkan dengan ukuran normal sesuai usia kehamilan. Oleh sebab itulah, penentuan usia kehamilan yang akurat sangatlah penting. Deteksi awal IUGR dapat menurunkan risiko kecacatan dan kematian pada bayi baru lahir. Itulah mengapa penting bagi ibu hamil untuk rutin memeriksakan kandungannya.

Cara Mencegah IUGR pada Janin

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi adalah cara mudah untuk menghindari IUGR pada janin. Berbagai makanan yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah IUGR adalah ikan berlemak sehat, susu yang sudah dipasteurisasi, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

2. Mengonsumsi vitamin prenatal yang diresepkan Dokter

Mengonsumsi vitamin prenatal seperti asam folat membantu mencegah masalah otak dan sumsum tulang belakang  pada janin. Selain dari makanan, asam folat tambahan ini juga bisa didapat dari vitamin prenatal yang diresepkan oleh dokter.

3. Berolahraga

Olahraga penting untuk menjaga kesehatan tubuh ibu dan janin di dalam kandungan. Olahraga dapat melatih detak jantung untuk meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke janin dan menghindari kondisi janin tidak berkembang. Ibu hamil perlu berolahraga secara rutin untuk mencegah terjadinya IUGR. Cukup berolahraga 30 menit sehari dengan pilihan latihan yang aman seperti renang, yoga, atau jalan santai.

Nah itu dia bun, langkah untuk mendeteksi dan mencegah kondisi perkembangan janin yang terhambat.

Semoga bunda semua dihindarkan dari kondisi tersebut ya bun, dan janin yang dikandung dapat lahir dengan selamat dan sehat. Semoga informasi ini bermanfaat. Sekian.

direview oleh: dr. Trifa Rahma Yulita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *